{"id":53631,"date":"2026-09-08T13:26:42","date_gmt":"2026-09-08T13:26:42","guid":{"rendered":"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/?p=53631"},"modified":"2026-09-08T13:54:57","modified_gmt":"2026-09-08T13:54:57","slug":"mahasiswa-prodi-biologi-uin-walisongo-sulap-keanekaragaman-hayati-magelang-jadi-solusi-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/?p=53631","title":{"rendered":"Mahasiswa Prodi Biologi UIN Walisongo Sulap Keanekaragaman Hayati Magelang Jadi Solusi Pangan"},"content":{"rendered":"\n<p>MAGELANG &#8211; Sebanyak 64 mahasiswa prodi biologi UIN Walisongo sukses menerapkan teknologi tepat guna dalam KKN Mandiri Misi Khusus (MMK) di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Mengusung inovasi dari pembuatan eco enzyme hingga diversifikasi pangan, program ini menyasar ketahanan pangan berkelanjutan secara langsung di enam desa binaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung selama 45 hari, terhitung mulai 21 Juli hingga 3 September 2026.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"http:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-08-at-20.22.18-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-53633\" srcset=\"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-08-at-20.22.18-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-08-at-20.22.18-300x169.jpeg 300w, https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-08-at-20.22.18-768x432.jpeg 768w, https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-08-at-20.22.18-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-08-at-20.22.18-2048x1152.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Mengangkat tema besar &#8220;Optimalisasi Keanekaragaman Hayati Lokal untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan&#8221;, para mahasiswa memetakan potensi alam desa menjadi deretan program kerja unggulan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua prodi biologi UIN Walisongo, Dr. Dian Ayuning Tyas, M.Biotech, menegaskan pentingnya aksi nyata di lapangan ini.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Program KKN ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan pembuktian bahwa keilmuan biologi dapat memberikan solusi aplikatif bagi ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan di tingkat desa,&#8221; ujar Dian, Senin (31\/8\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Inovasi Lingkungan di Bawah Bimbingan Pakar<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap posko KKN merancang program spesifik yang merespons langsung kebutuhan warga lokal. Di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Niken Kusumarini, M.Si., mahasiswa Posko 2 Desa Jati memprioritaskan pelatihan pembuatan eco enzyme dan pembangunan taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA).<\/p>\n\n\n\n<p>Niken juga membimbing Posko 7 Desa Soronalan yang bergerak pada penyuluhan pemanfaatan daun kelor untuk pencegahan stunting serta optimalisasi potensi kemukus.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, DPL Galih Kholifatun Nisa&#8217;, M.Sc. mengawal ketat Posko 3 Desa Gantang yang menghadirkan solusi ekologis komprehensif. Mahasiswa di desa tersebut menyelenggarakan seminar biopori, pembuatan pupuk organik cair (POC), pembuatan ecoprint, hingga inisiasi bank sampah.<\/p>\n\n\n\n<p>Terobosan teknologi juga digarap kelompok bimbingan Galih di Posko 4 Desa Kapuhan, di mana mereka merancang alat penabur pupuk dan mengolah panen tomat menjadi saus bernilai jual.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendekatan Pengelolaan Sampah dan Diversifikasi Pangan<\/p>\n\n\n\n<p>Intervensi tata kelola lingkungan terus diperluas ke desa lainnya. DPL Dian Triastari Armanda, M.Si., mendampingi langsung jalannya program di Posko 5 Desa Gondowangi dan Posko 6 Podosoko. Kelompok Posko 5 berhasil menciptakan sistem pengelolaan sampah melalui budidaya maggot, penciptaan kader lingkungan, dan pembuatan rocket stove.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendekatan serupa diterapkan mahasiswa Posko 6 Podosoko. Mereka secara aktif membekali warga lewat sosialisasi dan workshop diversifikasi pangan, serta mendirikan bank sampah dan memproduksi kompos bertingkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dian Ayuning Tyas menambahkan bahwa sinergi antara mahasiswa dan masyarakat memegang peran esensial.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kami berharap teknologi tepat guna seperti eco enzyme dan diversifikasi pangan yang diinisiasi mahasiswa dapat terus dilanjutkan secara mandiri oleh warga. Hal ini menjadi kunci utama agar ketahanan pangan desa benar-benar terwujud,&#8221; tegas Dian.<\/p>\n\n\n\n<p>Program pengabdian di Kecamatan Sawangan ini melibatkan total 90 mahasiswa lintas fakultas, dengan kontribusi dominan dari prodi biologi UIN Walisongo yang menerjunkan 64 agen perubahannya. Keterlibatan perwakilan fakultas lain turut memastikan pendekatan multidisipliner yang utuh di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAGELANG &#8211; Sebanyak 64 mahasiswa prodi biologi UIN Walisongo sukses menerapkan teknologi tepat guna dalam KKN Mandiri Misi Khusus (MMK) di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Mengusung inovasi dari pembuatan eco enzyme hingga diversifikasi pangan, program ini menyasar ketahanan pangan berkelanjutan secara langsung&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53633,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[5795,5796,5797,5799,5798,5794],"class_list":["post-53631","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-kampus","tag-dr-dian-ayuning-tyas","tag-eco-enzyme","tag-ketahanan-pangan","tag-kkn-magelang","tag-kkn-uin-walisongo","tag-prodi-biologi-uin-walisongo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/53631"}],"collection":[{"href":"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=53631"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/53631\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53637,"href":"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/53631\/revisions\/53637"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/53633"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=53631"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=53631"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=53631"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}